Notification

×

Iklan




Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dugaan Intimidasi dan Perampasan Perhiasan Pascalaka Lantas di Sungai Wie: Oknum Mengaku Istri TNI Sita Anting Korban

10 Agustus 2026 | 08:06 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-10T11:09:36Z

 

Foto Ilustrasi 

SINGKAWANG,SFN — Insiden kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Ratu Sepudak, tepatnya di depan Pertamina Sungai Wie, berbuntut panjang. Kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dan sebuah mobil tersebut diduga diwarnai aksi perampasan barang berharga, intimidasi, hingga pencatutan nama institusi TNI.


Pengendara sepeda motor, Fitma, mengonfirmasi bahwa kendaraannya memang sempat menabrak bagian belakang mobil tersebut. Namun, proses penyelesaian di lokasi kejadian justru diwarnai dugaan tindakan sepihak oleh pengemudi mobil. Perhiasan milik Fitma berupa satu buah anting diambil secara paksa dengan dalih sebagai jaminan ganti rugi kerusakan mobil senilai Rp2 juta.


"Memang terjadi tabrakan di bagian belakang mobil. Tapi setelah itu perhiasan berupa satu buah anting diambil paksa, katanya untuk jaminan uang ganti rugi Rp2 juta. Bahkan dia bilang anting ini pun tidak cukup untuk mengganti kerusakan mobil," ujar Fitma.


Tak hanya merampas perhiasan, pengemudi mobil tersebut juga diduga melakukan penghinaan fisik (body shaming) terhadap korban di tempat umum. Dalam interaksi tersebut, pelaku membawa-bawa identitas suaminya yang diklaim sebagai anggota TNI dan mengaku berdomisili di wilayah Kecamatan Selakau.


Tindakan pengambilan barang secara sepihak, penghinaan, serta dugaan pencatutan nama institusi pertahanan negara ini memicu keprihatinan publik. Pihak korban menyatakan bakal membawa kasus ini ke jalur hukum. 


Fitma berencana melaporkan dugaan tindak pidana perampasan dan intimidasi tersebut ke Polsek Singkawang Utara. Langkah hukum ini diambil agar insiden kecelakaan lalu lintas maupun dugaan tindak pidana perampasan dapat diproses secara objektif dan transparan sesuai hukum yang berlaku.



×
Berita Terbaru Update