Top Menu



Advertisement

Advertisement

BeritaKabupaten SambasKalimantan BaratPeristiwa

Jembatan Tebuah Elok Rusak Diterjang Banjir, Bupati Sambas Instruksikan Penanganan Darurat

REDAKSI
08 Mei 2026, 08:46 WAT
Last Updated 2026-05-08T11:46:38Z
Advertisement
menginstruksikan dinas terkait untuk segera mengambil langkah penanganan darurat. Jembatan ini adalah akses utama masyarakat, sehingga perbaikannya menjadi prioritas agar aktivitas ekonomi dan sosial tidak terputus terlalu lama
Bupati Sambas 


SAMBAS, SFN – Bupati Sambas meninjau langsung kondisi infrastruktur jembatan yang mengalami kerusakan berat di Dusun Elok Asam, Desa Tebuah Elok, Kecamatan Subah, Jumat (8/5/2026). Kerusakan tersebut dipicu oleh luapan debit air sungai pasca hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir.



Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh Komandan Kodim (Dandim) 1208/Sambas, sejumlah pejabat jajaran OPD terkait, serta aparat TNI-Polri dan perangkat desa setempat.




Langkah Cepat Pemerintah Daerah

Mengingat peran jembatan yang sangat vital bagi mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian, Bupati Sambas menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten akan segera melakukan langkah-langkah strategis.




"Kami telah menginstruksikan dinas terkait untuk segera mengambil langkah penanganan darurat. Jembatan ini adalah akses utama masyarakat, sehingga perbaikannya menjadi prioritas agar aktivitas ekonomi dan sosial tidak terputus terlalu lama," ujar Bupati di lokasi peninjauan.



Sinergi TNI dan Kewaspadaan Masyarakat

Dandim 1208/Sambas yang turut hadir menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh upaya pemulihan di lapangan. Pihak TNI siap mengerahkan personel untuk membantu pengerjaan fisik maupun kerja bakti bersama masyarakat agar akses jalan dapat segera dilalui kembali.



Bupati Sambas tinjau langsung kondisi infrastruktur jembatan yang mengalami kerusakan berat di Dusun Elok Asam, Desa Tebuah Elok, Kecamatan Subah, Jumat (8/5/2026).


Di sisi lain, Pemerintah Daerah juga mengeluarkan imbauan kepada warga di sekitar bantaran sungai untuk tetap waspada. Hal ini merujuk pada kondisi cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan melanda wilayah Kabupaten Sambas dalam beberapa waktu ke depan.


Poin Utama Kondisi Lapangan:

Penyebab: Curah hujan tinggi yang memicu luapan debit air sungai.


Dampak: Terganggunya akses menuju pusat desa dan jalur distribusi logistik pertanian.

Status Penanganan: Instruksi penanganan darurat telah diterbitkan oleh Bupati Sambas.(Yy/Red)

TERKINIMore

Tag Terpopuler