Top Menu



Advertisement

Advertisement

BeritaHukumPeristiwa

Berantas PETI hingga Akar, Polres Pohuwato Sita 13 Ekskavator dan Putus Jalur Solar Ilegal

REDAKSI
07 Mei 2026, 02:21 WAT
Last Updated 2026-05-07T05:21:31Z
Advertisement
Kapolres Pohuwato AKBP Busroni, S.I.K.



POHUWATO,KALSEL – Kepolisian Resor (Polres) Pohuwato di bawah kepemimpinan AKBP Busroni, S.I.K., menunjukkan komitmen tanpa kompromi dalam memberantas aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Dalam operasi besar-besaran yang digelar awal tahun ini, aparat berhasil mengamankan belasan alat berat serta memutus rantai pasokan bahan bakar ilegal yang menyokong aktivitas tambang liar di wilayah Kabupaten Pohuwato.



Operasi yang berlangsung intensif selama enam hari, terhitung sejak 5 hingga 10 Januari 2026, menyisir sejumlah titik rawan yang menjadi pusat aktivitas ilegal. Hasilnya, tim gabungan berhasil menyita 13 unit ekskavator dari berbagai merek, puluhan mesin alkon, generator, serta ratusan perlengkapan tambang lainnya.



Kapolres Pohuwato, AKBP Busroni, menegaskan bahwa tindakan ini adalah bentuk nyata penegakan hukum untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah kerugian negara yang lebih besar.



"Langkah ini merupakan sinyal kuat bahwa praktik tambang ilegal tidak akan ditoleransi di wilayah hukum kami. Fokus kami adalah penindakan yang tuntas, mulai dari hulu hingga ke meja hijau," tegas AKBP Busroni dalam keterangannya.



Memutus Rantai Pasokan BBM

Selain menyasar alat berat di lokasi tambang, Polres Pohuwato juga bergerak agresif memutus jalur distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar. Pasokan solar ilegal ini ditengarai menjadi "nadi" utama operasional alat berat di kawasan PETI.



Sepanjang periode Januari hingga Februari 2026, kepolisian berhasil mengungkap empat kasus penyalahgunaan BBM subsidi dengan barang bukti ratusan jerigen solar. Strategi ini terbukti efektif melumpuhkan mobilitas para penambang ilegal di lapangan.



Proses Hukum dan Pemulihan Negara

Hingga saat ini, beberapa perkara terkait PETI telah memasuki tahap persidangan, bahkan sejumlah pelaku telah menerima putusan hukum tetap (inkracht). Sebagai upaya pemulihan kerugian negara, alat berat yang telah berkekuatan hukum tetap akan segera diproses melalui mekanisme lelang resmi.


Terkait tantangan di lapangan seperti medan yang berat dan risiko kebocoran informasi, AKBP Busroni menjelaskan bahwa pihaknya telah menerapkan strategi baru.



Operasi Senyap: Meminimalisir kebocoran pergerakan petugas.


Pemetaan Intelijen: Penggunaan koordinat akurat untuk menyasar lokasi tersembunyi.


Penindakan Ekosistem: Menindak seluruh pendukung tambang, termasuk pemasok alat dan bahan bakar.



Dampak Positif bagi Masyarakat

Tindakan tegas Polres Pohuwato mulai membuahkan hasil nyata bagi warga sekitar. Sejumlah masyarakat melaporkan adanya perbaikan kualitas lingkungan, terutama kejernihan air sungai yang sebelumnya tercemar serta berkurangnya polusi suara dari alat berat.



Operasi ini diharapkan mampu memberikan efek jera sekaligus menjadi langkah awal pemulihan ekosistem di Kabupaten Pohuwato demi masa depan lingkungan yang lebih baik.(Andia/Red)

TERKINIMore

Tag Terpopuler